Saat kamu mulai berinvestasi dalam cryptocurrency atau menabung di platform DeFi, selalu ada dua angka membingungkan yang muncul: TAE (Tasa de Porcentaje Anual) dan APY (Rendimiento Porcentual Anual). Mereka terlihat mirip, tetapi sebenarnya sangat berbeda. Memahami perbedaan ini bisa menghemat uangmu atau membuatmu mendapatkan lebih banyak. Mari kita urai.
TAE: Angka yang menyembunyikan kenyataan
TAE adalah cara paling sederhana untuk menunjukkan suku bunga. Itu memberitahumu: “jika kamu menginvestasikan $1.000 pada TAE 10%, kamu akan mendapatkan $100 dalam setahun”. Titik. Tanpa komplikasi.
Masalah: tidak menghitung bunga majemuk. Artinya, mengabaikan bahwa uang Anda menghasilkan bunga, dan bunga tersebut juga menghasilkan bunga. TAE hanya menghitung bunga berdasarkan modal awal, seolah-olah bunga tidak pernah ada.
Di mana TAE muncul:
Kartu kredit
Pinjaman pribadi
Hipotek
APY: Angka yang mencerminkan kenyataan yang sebenarnya
APY memang memperhitungkan bunga majemuk. Jika uangmu menghasilkan bunga setiap hari, setiap minggu, atau setiap bulan, bunga tersebut juga mulai menghasilkan bunga mereka sendiri.
Contoh kebenaran:
TAE: 10% pada $1,000 = $100 per tahun
APY: 10% dengan kapitalisasi harian = $105,13 per tahun ( atau lebih, tergantung pada seberapa sering kapitalisasi dilakukan )
Semakin sering kapitalisasi, semakin besar perbedaan antara TAE dan APY.
Di mana Anda melihat APY:
Rekening tabungan bank
Staking di DeFi
Platform yield farming
Dana investasi
Dalam kripto: selalu perhatikan APY
Ketika Anda melihat sebuah platform staking yang menjanjikan “15% pengembalian tahunan”, tanyakan pada diri Anda: apakah itu TAE atau APY? Jika hanya menyebutkan sebuah angka tanpa spesifikasi, biasanya itu adalah TAE ( angka yang lebih rendah ). APY sebenarnya bisa 20% atau 25% lebih tinggi tergantung pada bagaimana bunga dikapitalisasi.
Aturan emas: APY selalu sama atau lebih besar dari TAE. Jika kamu melihat sebaliknya, ada yang tidak beres.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
TAE vs APY: Mana yang harus dipilih untuk investasi kripto Anda?
Saat kamu mulai berinvestasi dalam cryptocurrency atau menabung di platform DeFi, selalu ada dua angka membingungkan yang muncul: TAE (Tasa de Porcentaje Anual) dan APY (Rendimiento Porcentual Anual). Mereka terlihat mirip, tetapi sebenarnya sangat berbeda. Memahami perbedaan ini bisa menghemat uangmu atau membuatmu mendapatkan lebih banyak. Mari kita urai.
TAE: Angka yang menyembunyikan kenyataan
TAE adalah cara paling sederhana untuk menunjukkan suku bunga. Itu memberitahumu: “jika kamu menginvestasikan $1.000 pada TAE 10%, kamu akan mendapatkan $100 dalam setahun”. Titik. Tanpa komplikasi.
Masalah: tidak menghitung bunga majemuk. Artinya, mengabaikan bahwa uang Anda menghasilkan bunga, dan bunga tersebut juga menghasilkan bunga. TAE hanya menghitung bunga berdasarkan modal awal, seolah-olah bunga tidak pernah ada.
Di mana TAE muncul:
APY: Angka yang mencerminkan kenyataan yang sebenarnya
APY memang memperhitungkan bunga majemuk. Jika uangmu menghasilkan bunga setiap hari, setiap minggu, atau setiap bulan, bunga tersebut juga mulai menghasilkan bunga mereka sendiri.
Contoh kebenaran:
Semakin sering kapitalisasi, semakin besar perbedaan antara TAE dan APY.
Di mana Anda melihat APY:
Dalam kripto: selalu perhatikan APY
Ketika Anda melihat sebuah platform staking yang menjanjikan “15% pengembalian tahunan”, tanyakan pada diri Anda: apakah itu TAE atau APY? Jika hanya menyebutkan sebuah angka tanpa spesifikasi, biasanya itu adalah TAE ( angka yang lebih rendah ). APY sebenarnya bisa 20% atau 25% lebih tinggi tergantung pada bagaimana bunga dikapitalisasi.
Aturan emas: APY selalu sama atau lebih besar dari TAE. Jika kamu melihat sebaliknya, ada yang tidak beres.