Banyak orang yang berinvestasi atau meminjam uang, melihat Suku Bunga langsung mengambil tindakan, padahal di sini ada satu jebakan—APR dan APY terlihat mirip, tetapi perbedaannya sangat besar hingga dapat mempengaruhi keuntungan Anda.
APR adalah bunga sederhana, APY adalah hasil nyata
APR (Tingkat Suku Bunga Tahunan) = Hanya menghitung bunga dari pokok pinjaman, tanpa mempertimbangkan bunga majemuk. Misalnya, jika Anda meminjam 1000, APR 15%, maka Anda akan membayar 150 bunga dalam setahun, sangat jelas. Kartu kredit, hipotek, dan pinjaman konsumsi semuanya menggunakan ini.
APY (Tingkat Pengembalian Tahunan) = Menghitung bunga majemuk. Bunga akan menghasilkan bunga, dan setiap kali bunga dihitung, itu ditambahkan ke pokok. Dengan APY 15% yang sama, jika bunga dihitung harian, Anda akan mendapatkan lebih banyak dibandingkan dengan 15% APR.
Digital Berbicara: Seberapa Besar Keseluruhan?
Misalkan Anda menginvestasikan 1000 yuan:
15% Suku Bunga = Menghasilkan 150 yuan per tahun (hanya itu)
15% APY dihitung harian = Tahun menghasilkan sekitar 161 (lebih banyak 11, terdengar sedikit? Saat jumlahnya besar, perbedaannya menjadi besar)
Semakin sering frekuensi penghitungan bunga majemuk (harian > bulanan > kuartalan), perbedaan antara APY dan APR semakin jelas.
Kapan melihat APR, kapan melihat APY?
📌 Lihat APR: Kartu Kredit, Hipotek, Pinjaman Mobil (yang harus kamu bayar)
📌 Lihat APY: deposito berjangka bank, dana, Staking, produk investasi (yang ingin Anda hasilkan uang)
Kesimpulan: Saat berinvestasi, jangan hanya melihat angka APR yang menarik, tanyakan kepada pihak lain berapa APY-nya — itulah yang sebenarnya dapat kamu dapatkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
APR vs APY: Mengapa dengan Bunga yang sama, kamu mendapatkan hasil yang berbeda?
Banyak orang yang berinvestasi atau meminjam uang, melihat Suku Bunga langsung mengambil tindakan, padahal di sini ada satu jebakan—APR dan APY terlihat mirip, tetapi perbedaannya sangat besar hingga dapat mempengaruhi keuntungan Anda.
APR adalah bunga sederhana, APY adalah hasil nyata
APR (Tingkat Suku Bunga Tahunan) = Hanya menghitung bunga dari pokok pinjaman, tanpa mempertimbangkan bunga majemuk. Misalnya, jika Anda meminjam 1000, APR 15%, maka Anda akan membayar 150 bunga dalam setahun, sangat jelas. Kartu kredit, hipotek, dan pinjaman konsumsi semuanya menggunakan ini.
APY (Tingkat Pengembalian Tahunan) = Menghitung bunga majemuk. Bunga akan menghasilkan bunga, dan setiap kali bunga dihitung, itu ditambahkan ke pokok. Dengan APY 15% yang sama, jika bunga dihitung harian, Anda akan mendapatkan lebih banyak dibandingkan dengan 15% APR.
Digital Berbicara: Seberapa Besar Keseluruhan?
Misalkan Anda menginvestasikan 1000 yuan:
Semakin sering frekuensi penghitungan bunga majemuk (harian > bulanan > kuartalan), perbedaan antara APY dan APR semakin jelas.
Kapan melihat APR, kapan melihat APY?
📌 Lihat APR: Kartu Kredit, Hipotek, Pinjaman Mobil (yang harus kamu bayar) 📌 Lihat APY: deposito berjangka bank, dana, Staking, produk investasi (yang ingin Anda hasilkan uang)
Kesimpulan: Saat berinvestasi, jangan hanya melihat angka APR yang menarik, tanyakan kepada pihak lain berapa APY-nya — itulah yang sebenarnya dapat kamu dapatkan.