Trading algoritmik (algo trading) pada dasarnya adalah membiarkan mesin melakukan apa yang akan kamu lakukan secara manual, tetapi jauh lebih cepat dan tanpa emosi. Apakah kamu lelah melihat bagaimana FOMO membuatmu beli di puncak? Ini dia solusinya.
Apa Itu Algo Trading Sebenarnya?
Singkatnya: ini adalah program komputer yang membeli dan menjual secara otomatis sesuai dengan aturan yang kamu tetapkan. Algoritme memantau pasar 24/7, mengidentifikasi peluang, dan mengeksekusi perintah dalam milidetik. Sementara kamu tidur, botmu sedang bekerja.
3 Langkah untuk Menerapkannya
1. Rancang strategi Anda
Pertama, Anda perlu memiliki aturan yang jelas. Misalnya: “Beli ketika harga turun 5%, jual ketika naik 5%”. Semudah itu ( atau serumit yang Anda inginkan ).
2. Kodekan algoritma
Ubah aturan itu menjadi kode. Python adalah yang paling populer karena mudah dipelajari dan memiliki pustaka yang kuat untuk analisis data. Algoritma memerlukan:
Unduh data historis
Menghasilkan sinyal beli/jual
Menjalankan perintah secara otomatis
3. Uji dengan data historis (backtesting)
Sebelum memasukkan uang asli, simulasi bagaimana strategi Anda akan berfungsi di masa lalu. Apakah Anda akan menang? Apakah Anda akan kalah? Sesuaikan sampai berhasil.
Strategi yang Digunakan Para Profes
VWAP (Volume Tertimbang)
Membagi order besar menjadi potongan kecil dan mengeksekusinya perlahan agar tidak menggerakkan harga melawanmu.
TWAP (Waktu Tertimbang)
Mirip dengan VWAP tetapi tidak mempertimbangkan volume, hanya menyebarkan pesanan secara merata dalam waktu.
POV (Persentase Volume)
Eksekusi pesanan Anda mewakili % dari total volume pasar. Dampak lebih sedikit pada harga.
Keuntungan Jelas: Tanpa Emosi
Sebuah algoritma tidak mengalami FOMO atau kepanikan. Ia menjalankan sesuai aturan. Titik. Ini menghilangkan keputusan impulsif yang menghancurkan portofolio.
Sisi Gelap
Memerlukan keterampilan teknis: Ini bukan untuk semua orang. Anda perlu tahu cara memprogram atau menyewa seseorang.
Dapat gagal: Bug, pemutusan internet, crash server. Satu kesalahan = uang hilang.
Pasar tidak dapat diprediksi: Backtesting yang sempurna tidak menjamin hasil di masa depan.
Realitas
Trading algo itu kuat, tetapi bukan sihir. Kuncinya adalah pemantauan konstan dan penyesuaian ketika kondisi pasar berubah. Mereka yang menguntungkan dari ini adalah mereka yang memahami baik teknik maupun keuangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana Perdagangan Algoritmik Bekerja dan Mengapa Ini Penting
Trading algoritmik (algo trading) pada dasarnya adalah membiarkan mesin melakukan apa yang akan kamu lakukan secara manual, tetapi jauh lebih cepat dan tanpa emosi. Apakah kamu lelah melihat bagaimana FOMO membuatmu beli di puncak? Ini dia solusinya.
Apa Itu Algo Trading Sebenarnya?
Singkatnya: ini adalah program komputer yang membeli dan menjual secara otomatis sesuai dengan aturan yang kamu tetapkan. Algoritme memantau pasar 24/7, mengidentifikasi peluang, dan mengeksekusi perintah dalam milidetik. Sementara kamu tidur, botmu sedang bekerja.
3 Langkah untuk Menerapkannya
1. Rancang strategi Anda
Pertama, Anda perlu memiliki aturan yang jelas. Misalnya: “Beli ketika harga turun 5%, jual ketika naik 5%”. Semudah itu ( atau serumit yang Anda inginkan ).
2. Kodekan algoritma
Ubah aturan itu menjadi kode. Python adalah yang paling populer karena mudah dipelajari dan memiliki pustaka yang kuat untuk analisis data. Algoritma memerlukan:
3. Uji dengan data historis (backtesting)
Sebelum memasukkan uang asli, simulasi bagaimana strategi Anda akan berfungsi di masa lalu. Apakah Anda akan menang? Apakah Anda akan kalah? Sesuaikan sampai berhasil.
Strategi yang Digunakan Para Profes
VWAP (Volume Tertimbang) Membagi order besar menjadi potongan kecil dan mengeksekusinya perlahan agar tidak menggerakkan harga melawanmu.
TWAP (Waktu Tertimbang) Mirip dengan VWAP tetapi tidak mempertimbangkan volume, hanya menyebarkan pesanan secara merata dalam waktu.
POV (Persentase Volume) Eksekusi pesanan Anda mewakili % dari total volume pasar. Dampak lebih sedikit pada harga.
Keuntungan Jelas: Tanpa Emosi
Sebuah algoritma tidak mengalami FOMO atau kepanikan. Ia menjalankan sesuai aturan. Titik. Ini menghilangkan keputusan impulsif yang menghancurkan portofolio.
Sisi Gelap
Realitas
Trading algo itu kuat, tetapi bukan sihir. Kuncinya adalah pemantauan konstan dan penyesuaian ketika kondisi pasar berubah. Mereka yang menguntungkan dari ini adalah mereka yang memahami baik teknik maupun keuangan.