Ketika kondisi pasar buruk, perasaan orang menjadi sangat sensitif. Semua orang mengalami kerugian, emosi sudah rapuh, dan hanya bisa berempati pada orang yang lebih menderita; jika ada yang mengucapkan kata-kata "terlalu mulus", maka akan dibesar-besarkan. Bukan karena orang itu salah, tetapi karena pasar tidak mengizinkan munculnya "cahaya yang menyilaukan".
Dalam situasi seperti ini, sangat mudah untuk melihat sebuah kenyataan: ketika kolektif berada dalam penderitaan, suara yang berlawanan akan dianggap sebagai provokasi, bukan pengalaman.
Mengenai bursa, nilai seharusnya netral. Alat hanyalah alat, platform hanyalah platform, kuncinya bukan pada ada tidaknya kontrak, tetapi pada apakah ada tindakan buruk di bawahnya—apakah ada penipuan, apakah ada jebakan, apakah ada keuntungan yang tidak semestinya.
Industri yang benar-benar matang tidak melindungi orang dengan "melarang risiko", tetapi dengan transparansi dan keadilan. Platform tetap netral, pengguna tetap berpendapat, inilah yang seharusnya dimiliki oleh pasar yang sehat.
Ketika pasar tidak baik, emosi memang lebih keras daripada logika, tetapi sebaliknya, lebih mudah untuk melihat suara mana yang merupakan kebenaran dan mana yang hanya merupakan luapan emosi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ketika kondisi pasar buruk, perasaan orang menjadi sangat sensitif. Semua orang mengalami kerugian, emosi sudah rapuh, dan hanya bisa berempati pada orang yang lebih menderita; jika ada yang mengucapkan kata-kata "terlalu mulus", maka akan dibesar-besarkan. Bukan karena orang itu salah, tetapi karena pasar tidak mengizinkan munculnya "cahaya yang menyilaukan".
Dalam situasi seperti ini, sangat mudah untuk melihat sebuah kenyataan: ketika kolektif berada dalam penderitaan, suara yang berlawanan akan dianggap sebagai provokasi, bukan pengalaman.
Mengenai bursa, nilai seharusnya netral. Alat hanyalah alat, platform hanyalah platform, kuncinya bukan pada ada tidaknya kontrak, tetapi pada apakah ada tindakan buruk di bawahnya—apakah ada penipuan, apakah ada jebakan, apakah ada keuntungan yang tidak semestinya.
Industri yang benar-benar matang tidak melindungi orang dengan "melarang risiko", tetapi dengan transparansi dan keadilan.
Platform tetap netral, pengguna tetap berpendapat, inilah yang seharusnya dimiliki oleh pasar yang sehat.
Ketika pasar tidak baik, emosi memang lebih keras daripada logika, tetapi sebaliknya, lebih mudah untuk melihat suara mana yang merupakan kebenaran dan mana yang hanya merupakan luapan emosi.