Berita Gerbang, 9 April, pihak militer Israel pada hari Kamis mengatakan bahwa dalam sebuah serangan yang mereka lakukan pada malam hari terhadap Beirut, mereka menewaskan keponakan dari pemimpin Hizbullah Lebanon yang didukung Iran, Naim Qassem (Naim Qassem), bukan Naim Qassem sendiri.
Naim Qassem telah menduduki jabatan penting di Hizbullah selama lebih dari 30 tahun, dan pada tahun 2024 secara resmi menjadi pemimpin baru Hizbullah. Pada tahun 2024, dengan dukungan Amerika, Israel dan Hizbullah mencapai kesepakatan gencatan senjata, mengakhiri pertempuran yang berlangsung selama lebih dari satu tahun. Namun setelah itu, Israel tetap secara berkala melancarkan serangan terhadap target yang mereka anggap sebagai Hizbullah Lebanon.
Sejak setelah pemimpin tertinggi Iran sebelumnya, Khamenei, terbunuh, Hizbullah telah melancarkan serangan terhadap Israel. Sejak saat itu, Israel telah menyebabkan lebih dari seribu orang tewas di Lebanon.