Split Capital membubarkan diri, pendirinya beralih ke startup stablecoin Plasma

Split Capital解散

Pendiri hedge fund aset digital Split Capital, Zaheer Ebtikar, mengumumkan bahwa ia akan secara bertahap menutup dana lindung nilai aset digital yang ia dirikan pada Januari 2024, serta bergabung dengan perusahaan rintisan stablecoin Plasma sebagai Chief Strategy Officer (CSO). Keputusan untuk membubarkan bukan berasal dari performa yang buruk, melainkan dari penilaiannya yang mendasar terhadap model bisnis hedge fund kripto.

Pembubaran Proaktif di Tengah Imbal Hasil Tinggi: Logika Keluar Split Capital

Split Capital telah mengembalikan pokok kepada para investor pada akhir 2025. Para pihak investornya termasuk dana modal ventura Novi Loren dan perusahaan aset digital UTXO Management, dengan nilai aset kelolaan mencapai “angka delapan digit” dalam dolar AS. Ebtikar menolak mengungkap angka spesifik, tetapi menyatakan bahwa dana akan tetap beroperasi dalam bentuk yang diperkecil, hanya menggunakan dana miliknya sendiri, dan tidak lagi menerima investasi eksternal.

“Seluruh industri hedge fund kripto mengalami sedikit penurunan,” katanya saat wawancara eksklusif dengan majalah Fortune.

Kemunduran Sistematis Hedge Fund Kripto: Tiga Tekanan Struktural Utama

Kepergian Ebtikar merupakan cerminan perubahan struktural yang lebih luas yang sedang terjadi di seluruh industri investasi kripto—terakumulasi beberapa tekanan secara bersamaan:

Tiga Faktor Kemerosotan Struktural Utama

ETF Kripto Memecah Pembiayaan Institusional: Pada tahun 2010-an, institusi menolak berhubungan langsung dengan aset kripto, sehingga hedge fund mengisi kekosongan tersebut. Kini, spot Bitcoin ETF dari BlackRock dan Fidelity membuat institusi dengan mudah mengalokasikan aset digital, sehingga kelangkaan hedge fund kripto tradisional turun drastis

Koreksi Aset Kripto Arus Utama: Bitcoin dan Ethereum turun hampir 50% sejak puncak historis pada tahun 2025, sehingga mempersempit ruang bagi hedge fund untuk menghasilkan imbal hasil berlebih

Keluarnya Investor Utama Secara Kolektif: Venture capital ternama Paradigm telah memperluas investasinya ke bidang AI dan robotika; investor berpengalaman Kyle Samani mengumumkan pada bulan Februari tahun ini bahwa ia meninggalkan Multicoin; Rob Hadick, general partner Dragonfly, secara blak-blakan mengatakan bahwa venture capital kripto sedang mengalami “kepunahan besar-besaran”

Ebtikar Bergabung dengan Plasma: Penataan Strategis untuk Platform Stablecoin

Stablecoin merupakan salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat di industri kripto saat ini, dengan karakteristik yang terkait dengan aset riil seperti dolar AS. Para pendukungnya percaya bahwa hal ini dapat mempercepat kecepatan transfer dan menurunkan biaya transaksi. Ebtikar bahkan sebelum bergabung dengan Plasma telah berpartisipasi dalam pengambilan keputusan inti sebagai investor awal dan konsultan. Setelah melakukan diskusi mendalam dengan CEO Plasma Paul Felix, ia menetapkan pandangan jangka panjangnya terhadap jalur stablecoin.

“Saya terus membantu, bertahun-tahun ikut terlibat dalam keputusan-keputusan besar sebagai konsultan,” katanya. Kini, ia secara resmi dipromosikan menjadi Chief Strategy Officer, membantu Plasma mendorong aplikasi konsumen yang akan segera diluncurkan—sebuah platform keuangan berbasis stablecoin yang secara langsung menargetkan pemain baru perbankan seperti SoFi dan Revolut.

Ia menempatkan sebagian perannya sebagai “pengkhotbah publik”, menyebarkan gagasan blockchain Plasma kepada dunia; sekaligus bertanggung jawab atas hubungan kemitraan tingkat lanjut, hubungan dengan investor, serta terlibat langsung dalam siklus pengembangan produk.

“Ini adalah rangkuman saya selama sembilan tahun di bidang kripto—saya melihat metode mana yang berhasil dan mana yang tidak, lalu saya menyadari bahwa—itulah yang benar-benar diinginkan orang,” kata Ebtikar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa Split Capital tetap memilih membubarkan diri meski tingkat pengembalian mencapai 100%?

Ebtikar menyatakan bahwa keputusan untuk membubarkan diri bukan karena masalah kinerja, melainkan berdasarkan penilaian terhadap model bisnis hedge fund kripto secara keseluruhan. Keberhasilan spot Bitcoin ETF memungkinkan investor institusional mengalokasikan aset kripto secara langsung melalui institusi seperti BlackRock, sehingga menggerus nilai keberadaan hedge fund tradisional.

Plasma itu perusahaan seperti apa?

Plasma adalah perusahaan rintisan stablecoin yang sedang mengembangkan aplikasi keuangan konsumen berbasis stablecoin, dengan posisi langsung menargetkan pemain perbankan baru seperti SoFi dan Revolut. Stablecoin adalah mata uang kripto yang dikaitkan dengan aset riil seperti dolar AS, yang dianggap dapat menurunkan biaya transfer dan meningkatkan efisiensi transaksi.

Apakah Split Capital sepenuhnya ditutup?

Tidak sepenuhnya. Dana investor eksternal Split Capital telah dikembalikan seluruhnya pada akhir 2025, tetapi dana akan tetap ada dalam bentuk yang diperkecil, hanya menggunakan dana milik sendiri (mandiri) untuk beroperasi, dan tidak lagi menghimpun dana dari pihak luar.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar