Telegram meluncurkan fitur-fitur baru seperti pengeditan teks berbasis AI, peningkatan polling, dan Managed Bots untuk memperkuat komputasi privasi dan pengalaman lintas platform, serta menambahkan mekanisme peringatan keamanan untuk aplikasi pihak ketiga.
Telegram pada 31 Maret merilis versi baru, menghadirkan berbagai peningkatan fitur yang didorong oleh AI. Berikut adalah analisis lengkap pembaruan kali ini:
Fitur baru yang paling mendapat sorotan adalah editor teks AI yang terintegrasi di kolom input pesan, didukung oleh Cocoon AI milik Telegram. Ketika teks yang dimasukkan melebihi 3 baris, ikon “Ai” akan muncul di samping tombol “Kirim”; klik untuk:
Telegram menekankan bahwa fitur ini menggunakan jaringan privasi Cocoon untuk pemrosesan, menghitung dalam lingkungan yang bersifat rahasia, dengan nol akses ke data pengguna.
Fitur polling mengalami peningkatan menyeluruh, termasuk:
Halaman profil khusus untuk grup dan kanal juga menambahkan label polling agar memudahkan menemukan polling yang sedang berlangsung dan yang sudah berakhir.
Telegram kini mendukung secara native iOS Live Photo dan Android Motion Photo, sehingga foto bergerak dapat ditelusuri dengan normal di aplikasi Telegram di semua platform. Sebelum mengirim, di editor media dapat dipilih tiga mode pemutaran: Live (memutar sekali saat diaktifkan), Loop (memutar terus-menerus dalam putaran), dan Bounce (memutar maju-mundur).
Telegram Bot API menambahkan fitur Managed Bots yang memungkinkan bot membuat dan mengelola bot lain atas nama pengguna. Ini berarti pengembang dapat dengan mudah menerapkan bot mereka sendiri melalui bot AI tanpa perlu menulis kode. Telegram menyediakan dokumentasi pengembangan yang lengkap bagi pengembang untuk dijadikan referensi.
Telegram for iOS menambahkan fitur pemindaian dokumen, yang dapat menggunakan kamera untuk memindai dokumen dan secara otomatis menghapus latar belakang, memotong, serta mengonversi menjadi PDF, dengan dukungan penggabungan beberapa halaman menjadi satu berkas. Jalur operasi: klik menu lampiran → File → Scan document (Pemindaian dokumen).
Selain itu, Telegram juga menambahkan langkah keamanan: untuk pengguna yang memakai aplikasi Telegram pihak ketiga (tidak resmi), orang lain yang melihat profil mereka akan melihat peringatan keamanan, karena tingkat enkripsi pesan peringatan bisa lebih rendah. Aplikasi resmi Telegram bersifat open source dan menyediakan versi build yang dapat diverifikasi.