Gate News, harga XRP sempat mencoba menembus $1,35 namun gagal lalu turun kembali ke sekitar $1,31, dengan penurunan harian sekitar 1,9%. Meski volume perdagangan sempat membesar selama pergerakan, pihak pembeli tidak mampu melanjutkan momentum; harga turun dengan cepat, menunjukkan tekanan jual dari atas masih terlihat jelas.
Dari tampilan pasar, XRP sempat mendekati level resistensi kunci $1,35 pada sesi pagi, tetapi kemudian menghadapi aksi jual yang cepat. Peningkatan volume transaksi di area harga tinggi berarti dana memilih untuk melepas saat harga tinggi. Pada fase penutupan, harga sempat turun hingga menembus di bawah $1,318 sebelum akhirnya sempat stabil; saat ini, struktur menunjukkan “high yang lebih rendah”, sementara support melemah secara bertahap.
Dari sudut pandang teknis, inti sinyal dari pergerakan kali ini adalah “kegagalan breakout” bukan sekadar koreksi sederhana. Penurunan dengan volume meningkat ditambah dengan penurunan likuiditas membuat harga lebih mudah mengalami pembesaran volatilitas. Pada saat yang sama, open interest yang terus meningkat sementara harga bergerak turun mengisyaratkan pasar sedang mengakumulasi posisi short, sehingga dalam jangka pendek sentimen cenderung defensif.
Perubahan kondisi likuiditas menjadi faktor yang sangat penting. Penurunan kedalaman order book berarti jika level harga kunci sudah gagal dipertahankan, fluktuasi harga dapat meningkat. Saat ini $1,35 sudah berubah menjadi level resistensi yang jelas; hanya jika pasar kembali bertahan di atas level tersebut, struktur pasar barulah punya kesempatan untuk pulih.
Dari sisi bawah, area support di $1,31 hingga $1,30 menjadi penopang jangka pendek; jika level ini ditembus, harga berpotensi menurun lebih jauh ke area $1,28. Dengan latar belakang likuiditas yang cenderung ketat, pasar mungkin lebih mudah memunculkan pergerakan yang bersifat akseleratif, sehingga trader perlu memantau arah penembusan pada level-level kunci.