Lembaga intelijen AS: Iran saat ini tidak berniat melakukan negosiasi substantif, menganggap Trump kurang niat baik

BlockBeatNews

Pesan BlockBeats, 2 April, menurut The New York Times, pejabat AS mengungkapkan bahwa beberapa lembaga intelijen AS baru-baru ini menilai bahwa pemerintah Iran saat ini tidak bersedia mengadakan pembicaraan substansial untuk mengakhiri perang AS-Iran.

Mereka mengatakan bahwa penilaian tersebut menganggap pemerintah Iran merasa dirinya berada dalam posisi kuat dalam perang, sehingga tidak perlu tunduk pada tuntutan diplomatik AS.

Mereka menambahkan bahwa meskipun Iran bersedia menjaga agar jalur komunikasi tetap lancar, negara tersebut tidak mempercayai AS, dan meyakini bahwa Presiden Trump tidak benar-benar berniat melakukan perundingan. Dalam setahun terakhir, Trump telah memerintahkan serangan terhadap negara tersebut dua kali saat berunding dengan Iran mengenai program nuklir. Penilaian-penilaian ini konsisten dengan pernyataan terbaru pejabat Iran.

Pejabat AS dan Iran menyatakan bahwa kedua negara saling menyampaikan informasi melalui negara perantara, mungkin juga melalui jalur langsung, tetapi belum melakukan pembicaraan mengenai syarat gencatan senjata atau mengakhiri perang. (Jin10)

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar