Produksi minyak Irak turun drastis karena perang dan hambatan transportasi, dengan penurunan produksi lapangan minyak utama di selatan mencapai sekitar 80%

BlockBeatNews

BlockBeats melaporkan bahwa pada 25 Maret, pejabat dari Departemen Energi Irak menyatakan bahwa akibat dampak berkelanjutan dari perang Iran, ditambah dengan kapasitas penyimpanan minyak mentah yang mendekati batas maksimum dan terganggunya pengangkutan melalui Selat Hormuz, produksi minyak negara tersebut terus mengalami penurunan yang signifikan.

Data menunjukkan bahwa produksi di ladang minyak utama di bagian selatan Irak turun sekitar 80%, menjadi sekitar 800.000 barel per hari; sementara pada awal bulan ini, produksi di wilayah tersebut telah menurun dari sekitar 4,3 juta barel per hari sebelum perang menjadi 1,3 juta barel per hari. Untuk mengatasi tekanan penyimpanan dan hambatan ekspor, Irak telah memutuskan untuk lebih mengurangi produksi mulai hari Selasa.

Selain itu, Irak telah meminta perusahaan minyak Inggris untuk menurunkan produksi di ladang minyak Rumaila dari sekitar 450.000 barel per hari menjadi 350.000 barel per hari; sekaligus meminta perusahaan Eni untuk mengurangi produksi di ladang minyak Zubair dari 330.000 barel per hari menjadi 260.000 barel per hari.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar