
Digital dollar adalah stablecoin yang dipatok 1:1 terhadap dolar AS, dengan USDC sebagai contoh utama. Stablecoin merupakan aset kripto yang didukung cadangan fiat dan dirancang untuk mempertahankan nilai mendekati $1 per token. Patokan ini dijaga melalui aset cadangan penerbit dan mekanisme penukaran. Saat pengguna membeli USDC dengan dolar, penerbit akan “mint” USDC dalam jumlah yang setara; ketika pengguna menukarkan USDC ke dolar, penerbit akan “membakar” token yang bersangkutan. Mekanisme ini menjaga harga USDC tetap berfluktuasi di kisaran $1 di pasar sekunder.
USDC umumnya diperdagangkan di kisaran $1, dengan fluktuasi jangka pendek kecil akibat aktivitas perdagangan di pasar sekunder (Sumber: CoinMarketCap, per 06-01-2026). Kapitalisasi pasar dan jumlah peredarannya berubah secara dinamis mengikuti penerbitan dan penukaran. USDC termasuk stablecoin terbesar secara global, dengan kapitalisasi pasar puluhan miliar dolar (Sumber: CoinMarketCap dan pengungkapan penerbit, per 06-01-2026). Perubahan jumlah peredaran mencerminkan permintaan pasar terhadap likuiditas dolar: suplai meningkat saat permintaan naik dan menyusut ketika penukaran tumbuh atau permintaan menurun.
USDC diluncurkan oleh Circle pada 2018. Model penerbitannya terpusat dan patuh regulasi: cadangan utamanya berupa kas dolar AS di rekening bank dan surat utang negara AS jangka pendek yang sangat likuid, dengan pengungkapan rutin serta audit untuk memperkuat kepercayaan terhadap nilai patokannya. Model ini memastikan dolar on-chain sesuai regulasi, dapat diaudit, dan dapat ditebus, sehingga mendukung adopsi institusi dan penggunaan yang diatur.
Pada intinya, USDC mengadopsi model “cadangan + mint/redeem + sirkulasi on-chain”. Cadangan berupa dolar AS dan aset setara yang dipegang penerbit untuk mendukung penukaran 1:1. Proses mint terjadi saat pengguna menyetor USD untuk menerima token USDC baru di on-chain; penukaran (redeem) adalah proses pengguna mengembalikan USDC untuk memperoleh USD dan token terkait dibakar.
Dari sisi teknis, USDC diterbitkan di berbagai blockchain publik menggunakan standar token seperti ERC-20 di Ethereum dan SPL di Solana. Pengguna dapat mentransfer USDC antar alamat wallet blockchain seperti mengirim “voucher dolar digital”. Biaya transaksi dan waktu konfirmasi bergantung pada kepadatan jaringan dan struktur biaya blockchain yang dipilih.
USDC memiliki tiga kegunaan utama:
Risiko utama adalah depegging—penyimpangan harga sementara dari $1—yang kerap terjadi saat pasar mengalami tekanan atau muncul kekhawatiran terhadap cadangan dan proses penukaran. Risiko lain meliputi risiko penerbit dan cadangan, karena keamanan, likuiditas, dan transparansi aset cadangan berdampak langsung pada kemampuan penukaran. Terdapat juga risiko kepatuhan dan pembekuan alamat, karena penerbit terpusat dapat membatasi alamat tertentu untuk memenuhi persyaratan regulasi. Risiko on-chain meliputi kepadatan jaringan atau biaya transaksi tinggi yang dapat meningkatkan biaya; risiko platform dan penyimpanan wallet—seperti kebangkrutan exchange atau kehilangan private key—juga perlu diperhatikan.
Langkah 1: Registrasi dan Selesaikan KYC
KYC (Know Your Customer) adalah proses verifikasi identitas yang meningkatkan keamanan akun dan kepatuhan regulasi.
Langkah 2: Deposit Dana atau Beli Kripto dengan Fiat
Beli USDC langsung melalui kanal fiat (jika tersedia), atau beli USDT terlebih dahulu lalu tukarkan ke USDC di pasar spot.
Langkah 3: Tempatkan Order di Pasar Spot
Masuk ke area perdagangan spot, cari “USDC”, pilih pasangan perdagangan (misal USDC/USDT), pilih market order (eksekusi langsung pada harga saat ini) atau limit order (pasang pada harga yang Anda inginkan), tentukan jumlah, dan kirimkan order Anda.
Langkah 4: Tarik ke Wallet Self-Custody (Opsional)
Untuk penyimpanan jangka panjang atau penggunaan on-chain yang sering, tarik ke wallet self-custody. Sebelum menarik, pastikan jaringan yang dipilih (misal Ethereum atau chain kompatibel lainnya), periksa kembali alamat tujuan, serta biaya jaringan dan jumlah minimum penarikan.
Langkah 5: Penyimpanan Aman
Untuk self-custody, cadangkan private key atau seed phrase Anda secara aman—idealnya offline dan jangan pernah menggunakan screenshot atau penyimpanan cloud. Untuk kepemilikan besar, gunakan hardware wallet; untuk transaksi harian, simpan jumlah kecil di hot wallet atau akun exchange demi kemudahan.
Keduanya merupakan stablecoin yang dipatok USD namun memiliki fokus berbeda. Dari sisi penerbitan dan kepatuhan, USDC menonjolkan pengungkapan regulasi dan atestasi cadangan berkala, sementara USDT memiliki sejarah lebih panjang dan adopsi lebih luas, meski praktik pengungkapannya bervariasi dari waktu ke waktu. Dalam hal cadangan dan transparansi, USDC menonjolkan aset berlikuiditas tinggi dan transparansi lebih sebagai fitur utama; USDT telah meningkatkan standar pengungkapan melalui berbagai iterasi. Dalam penggunaan, USDT memiliki cakupan multi-chain dan pasangan perdagangan global yang lebih luas, sedangkan USDC lebih umum di institusi dan konteks yang diatur. Keduanya memiliki risiko depegging, kepatuhan, dan penerbit; pengguna perlu mempertimbangkan kompatibilitas jaringan, biaya, kedalaman perdagangan, serta kebutuhan kepatuhan pribadi saat memilih di antara keduanya.
USDC merepresentasikan digital dollar dengan menggabungkan kredibilitas dolar AS dan programabilitas blockchain. Melalui sistem penerbitan dan penukaran berbasis cadangan, USDC mempertahankan nilai mendekati $1 dan menyediakan satuan akun stabil untuk pembayaran, penyelesaian, dan keuangan on-chain. Saat menggunakan USDC, perhatikan pengungkapan penerbit dan biaya jaringan—pilih jaringan penarikan dan solusi penyimpanan secara bijak. Saldo besar sebaiknya disimpan sendiri dengan backup private key yang aman; simpan hanya likuiditas yang diperlukan di hot wallet untuk penggunaan harian. Selalu pantau tren pasar, pembaruan regulasi, laporan cadangan, dan perubahan biaya jaringan untuk mengelola risiko depegging, kepatuhan, dan penyimpanan dengan efektif.
Digital dollar (USDC) merupakan stablecoin berbasis blockchain. Berbeda dengan dolar tradisional—yang berupa uang tunai atau saldo rekening bank—USDC adalah aset kripto yang dapat diperdagangkan 24/7 di blockchain. Keduanya bernilai patokan terhadap dolar AS; namun, USDC memungkinkan transfer lintas negara lebih cepat dan praktis.
USDC sangat berguna untuk transfer internasional, perpindahan aset lintas chain, dan penyelesaian perdagangan kripto. Anda dapat dengan cepat membeli aset digital lain menggunakan USDC di Gate atau menggunakannya untuk remitansi global—menghindari biaya bank tinggi dan waktu tunggu lama. Selain itu, USDC juga banyak digunakan dalam aktivitas DeFi seperti lending, staking, yield farming, dan layanan keuangan blockchain lainnya.
Keunggulan utama USDC adalah kemudahan dan fleksibilitas. Untuk Anda yang sering bertransaksi kripto atau melakukan transaksi lintas negara, USDC memungkinkan transfer instan tanpa bank—dan umumnya dengan biaya lebih rendah. Di platform seperti Gate, Anda dapat langsung menggunakan USDC untuk trading pair tanpa perlu konversi ke tunai, sehingga proses investasi lebih efisien. Namun, untuk kebutuhan harian, dolar tunai tetap lebih praktis.
Tidak perlu khawatir berlebihan. Setiap USDC diterbitkan oleh Circle dengan cadangan dolar penuh yang mendukung nilainya; harga biasanya berfluktuasi tipis antara $0,99–$1,01. Namun, USDC tidak menghasilkan imbal hasil—menyimpan USDC jangka panjang mirip seperti memegang uang tunai dan dapat terpapar risiko inflasi. Sesuaikan kepemilikan dengan rencana keuangan Anda.
Cara termudah adalah membeli USDC langsung dengan mata uang fiat (seperti CNY atau USD) di Gate atau mendanai akun Anda via transfer bank sebelum ditukar ke USDC. Jika sudah memiliki aset kripto lain (misal BTC atau ETH), Anda juga dapat menukarnya ke USDC di Gate. Pemula sebaiknya mulai dengan jumlah kecil untuk membiasakan diri dengan prosesnya sebelum menambah kepemilikan.
Situs Resmi / Whitepaper:
Pengembangan / Dokumentasi:
Media Otoritatif / Riset:


