Pada tahun 2025, LiveArt (ART) hadir sebagai protokol RWAfi berbasis AI yang membuka akses ke pasar investasi seni, jam tangan, mobil, wine, dan koleksi bernilai tinggi senilai $10 triliun. Sebagai pelopor dalam tokenisasi aset dunia nyata (RWA), LiveArt berperan strategis dalam mengubah kekayaan budaya menjadi aset on-chain yang dapat diperdagangkan.
Menjelang 2025, LiveArt menjadi pemain utama di sektor RWAfi, dengan lebih dari 13 juta wallet terhubung dan integrasi di 17 jaringan blockchain. Artikel ini membahas arsitektur teknologi, performa pasar, dan potensi masa depan LiveArt.
LiveArt didirikan pada 2025 untuk menjawab tantangan likuiditas dan akses di pasar koleksi bernilai tinggi. Platform ini lahir di tengah tren tokenisasi aset dunia nyata, dengan tujuan mendemokratisasi akses terhadap seni dan koleksi investasi melalui teknologi blockchain.
Peluncuran LiveArt membuka peluang baru bagi investor, kolektor, dan pecinta seni, dengan menjadikan aset yang sebelumnya tidak likuid menjadi dapat diperdagangkan serta menghasilkan imbal hasil.
Didukung oleh tim dan komunitas, LiveArt terus meningkatkan teknologi, keamanan, dan aplikasi dunia nyata di ekosistem RWAfi.
LiveArt beroperasi melalui jaringan komputer (node) terdesentralisasi di seluruh dunia, tanpa kendali tunggal. Node saling berkoordinasi untuk memvalidasi transaksi, menjaga transparansi dan ketahanan sistem, serta memberikan otonomi lebih bagi pengguna.
Blockchain LiveArt berperan sebagai buku besar digital publik yang tak dapat diubah, mencatat setiap transaksi. Transaksi dikelompokkan dalam blok dan dihubungkan dengan hash kriptografi, membentuk rantai yang aman. Setiap orang dapat mengakses catatan tersebut, membangun kepercayaan tanpa perantara.
LiveArt kemungkinan menggunakan mekanisme konsensus untuk memvalidasi transaksi dan mencegah praktik fraud seperti double-spending. Partisipan menjaga keamanan jaringan melalui staking atau menjalankan node, serta memperoleh imbalan token ART.
LiveArt mengamankan transaksi menggunakan kriptografi kunci publik-pribadi:
Mekanisme ini memastikan keamanan dana dan privasi transaksi. Fitur tambahan seperti multi-signature atau enkripsi canggih dapat diterapkan untuk melindungi data aset bernilai tinggi.
Per 28 November 2025, suplai beredar LiveArt adalah 130.000.000 token, dengan total suplai 1.000.000.000 token. Model suplai tetap diterapkan pada proyek ini.
LiveArt mencatat harga tertinggi sebesar $0,099 pada 9 September 2025. Harga terendahnya $0,001282 tercatat pada 28 November 2025. Pergerakan ini mencerminkan respon pasar, tren adopsi, dan faktor eksternal.
Klik untuk melihat harga pasar ART terkini

Ekosistem LiveArt mendukung berbagai aplikasi berikut:
LiveArt menjalin kemitraan di 17 jaringan blockchain, memperkuat kapabilitas teknologi dan pengaruh pasar. Kemitraan ini menjadi fondasi ekspansi ekosistem LiveArt.
LiveArt menghadapi sejumlah tantangan berikut:
Isu-isu ini memicu diskusi di komunitas dan pasar, mendorong LiveArt terus berinovasi.
Komunitas LiveArt sangat aktif, dengan lebih dari 13 juta wallet terhubung. Di platform X, postingan dan hashtag terkait LiveArt kerap menjadi tren, menandakan keterlibatan komunitas. Sinergi AI, DeFi, dan aset dunia nyata memicu antusiasme yang tinggi.
Sentimen di X menunjukkan beragam pandangan:
Tren terkini memperlihatkan sikap hati-hati akibat penurunan harga yang signifikan.
Pengguna X aktif mendiskusikan potensi LiveArt membuka pasar $10T seni dan koleksi investasi, menyoroti potensi transformasi dan tantangan adopsi di arus utama.
LiveArt mendefinisikan ulang persimpangan seni, koleksi, dan teknologi blockchain, memberikan likuiditas dan kemampuan pemrograman pada aset yang sebelumnya tidak likuid. Komunitas aktif, sumber daya lengkap, dan inovasi yang diusung menjadikan LiveArt sebagai salah satu pelaku utama industri cryptocurrency. Meski menghadapi tantangan seperti volatilitas harga dan hambatan adopsi, semangat inovasi dan roadmap yang terarah menempatkan LiveArt sebagai pemain penting di masa depan pasar seni dan koleksi terdesentralisasi. Baik Anda pemula maupun pelaku berpengalaman, LiveArt layak untuk diikuti dan diinvestigasi lebih lanjut.
Seni adalah ekspresi atau penerapan keterampilan dan imajinasi kreatif manusia, umumnya dalam bentuk visual, yang menghasilkan karya untuk diapresiasi karena keindahan atau kekuatan emosionalnya.
Seni adalah ekspresi kreatif imajinasi dan emosi manusia, tersaji melalui beragam medium seperti lukisan, musik, atau karya digital, yang membangkitkan pemikiran dan perasaan pada penikmatnya.
Seni merupakan ekspresi kreatif dari imajinasi dan keterampilan manusia, merefleksikan emosi, gagasan, dan pengalaman lewat berbagai medium seperti lukisan, patung, musik, dan sastra.
Tujuh unsur utama seni adalah: garis, bentuk, wujud, ruang, tekstur, nilai, dan warna. Unsur-unsur ini menjadi fondasi visual ART dan desain.
Bagikan
Konten